Tuesday, 27 July 2010

Sekuntum mawar

Trandafir ro┼čuImage by cod_gabriel via Flickr

Sekuntum mawar merah yang sedang mekar bertanya pada rumput yang bergoyang, "Mengapa banyak kumbang yang lalu lalang hanya untuk menghisap maduku, lalu meninggalkanku begitu saja?"

Rumput menjawab, "Karena kau begitu cantik menawan, hingga banyak yang tergoda untuk menyentuhmu."

"Lalu apa yang harus kulakukan agar aku tetap cantik menawan sepanjang masa?" tanya mawar.

"Tidak ada yang bisa kaulakukan...karena semua makhluk hidup ada batas usianya. Kau akan segera layu dan mati suatu saat nanti," jawab rumput.

"Aku tak akan mati sampai kapanpun!" hardik si mawar seakan tak menerima kenyataan.

Tiba-tiba ada seorang manusia yang tertarik akan keindahan mawar, seketika itu juga dipetiknya sang mawar dari singgasana yang dipikirnya akan bertahan sepanjang masa. Matilah sang mawar dan tamatlah ceritanya.




Enhanced by Zemanta

No comments:

Post a Comment

Senang sekali Anda sudah mau berkunjung. Jika berkenan meninggalkan komentar di sini tempatnya... terima kasih.